Tiba-Tiba Cinta Datang
Vira belakangan ini merasa bahwa ia sedang jatuh
cinta.Ia menyukai seorang laki-laki yang menurutnya lucu,asik dan baik bernama Farel.Vira
sering memperhatikan Farel baik dari jauh maupun dari dekat.Ia merasa nyaman dan
bahagia ketika melihat maupun beradadidekatnya.
Vira mulai mencintai sejak Vira sekelas
dengan Farel saat berada di kelasdelapan.Vira merasa farel adalah pusat dunianya.Semua
yang Vira lakukan dan diberikan untuk Farel.Vira sudah tak perlu melihat-lihat siapa-siapa
lagi,karena hanya ada Farel seorang yang
mengisihatinyadanmenjadipusatdunianyasaatini.
Sejak sekelas dengan Farel dan makin mengenalnya
Vira merasa memiliki beberapa kesamaan,juga ia sering tidak sengaja saat Vira membalikkan
badanya ternyata Farel sedang berjalan dan melihat kearahnya.Terkadang Vira mencoba
mencari perhatian terhadapnya dan mengajak bercanda.
Vira merasa bahwa Farel juga memiliki perasaan
terhadap Vira,buktinya saat Vira memperhatikan Farel tau-taunya Farel melihat kearahnya
dan membalas senyuman .Jika saat Vira berada didekat Farel,jantungnya berdebar kencang
seakan akan copot,dan juga salah tingkah.Sesaat sesudah Farel masuk kedalam kehidupan
Vira,semua perasaan cintanya meluap-luap,tak seperti dulu sebelumnya Vira merasa
kesepian,galau,dan sering melamun karena memikirkan cintanya dulu kapada Raka
yang tak terbalas .
Perasaan kesepian Vira akibat cintanya
yang tak terbalas mendadak hilang,bak dihembus angin.Seperti saat sakit gigi
yang sangat ngilu,mandadak hilang sacara perlahan karena teratur minum obat.
Seperti itulah arti seorang Farel yang
berharga baginya.Penyembuh luka lara,orang yang membuatnya “Melek” bahwa didunia ini masih
banyak laki-laki bukan hanya dia saja.Lama-kalamaanVira mulai terbiasa dan tambah
akrab dengan Farel yang selalu ada disampingnya.Dia tak lagi menoleh kekehidupan
masalalunya yang merana,tapi maju kedepan menjalani kehidupannya yang baru bersama
Farel.
Saat berada dikelas Farel selalu memberi bantuan
jika Vira sedang membutuhkan.Namun suatu hari saat dikelas Vira melihat Farel
yang sedang di dekati seorang wanita playgirl yang membuatnya cemburu dan jengkel.Kecemburuan
Vira sudah tak tertahankan dan semakin menjadi-jadi saat wanita itu mencari perhatian
kapada Farel,namun Farel hanya terdiam dan cuek tak perduli.
Melihat hal tersebut,Vira keluar kelas mengajak
sahabatnya Ica,Pelangi dan Melodi keluar
kelas dengan ditarik dan paksaan darinya.Mereka heran kenapa Vira memaksa mereka
keluar kelas dengan emosi.
Melodi :”apa-apaan sih ini tarik –tarik “ (ujar Melodi
yang heran)
Pelangi :”iya nih sakit tau..”(sahutnya kesakitan)
Vira :”ayolah…iku aja,nek gue didalam kelas “(jawab
Vira dengan jengkel)
Ica :”nek kanapa Vir?”(Tanya Ica)
Sesampainya
mereka diluar kelas tepatnya didepan kelas
Pelangi :”Kamu lagi sakit..?”
Melodi :”sakit?
Vira :”enggak…ihh…gue tu nek gara-gara sebel
kali”
Ica :”sebel kenapa?”
Didalam
hati Vira berkata kalau ia sangat sebel sebel dan sebel .
Vira
:ihh.. ngapain sih si playgirl tu pake
acara ndekatin siFarel,kan gue cemburu kali
Ica :”Vir…vir…,sebel kenapa?”
Melodi :”ditanya kok malah bengong woyy Vir..”
Vira :”ehhh..apa tadi yang lo bilang ?”
Pelangi :”ehh ditanya dari tadi kok lagi sadar.”
Vira :’ya maaf lagi blank.”
Ica ;’aku tadi tanya ,kamu tadi sebel kenapa?
Vira :”ituloh si playgirl deket-deket sama Farel.”
Pelangi :”cie,,,yang cemburu”
Vira :’apa-apaan sih lo”(salting)
Melodi :”kasihan ni..si Vira”
Ica :”dasar cewek PHO(perusak hubungan orang)
Pelangi :”iya tu..gak tau malu,semua cowok kok mau dideketin”
Melodi ;ya tu gak tau malu ,punya cap playgirl kok bangga
“(teriak Melodi)
Pelangi :”haha..betul tu”
Vira :”hih..gimana nih,kok malah pada nyindir.”
Ica ;”tenang vir kita bakalan bantuin kamu kok”
Melodi :”gimana kalo kita minta bantuan Putra aja?”
Ica :”iya juga ya ,nanti gue yang bilang ke dia”
Pelangi :’ide bagus tu..”
Dengan usul tersebut hati Vira lumayan
agak tenang,meskipun masih ada rasa jengkel.Mereka akan minta bantuan Putra pacar
Ica ,ia adalah kakak kelas yang pemberani dan suka menolong.Ica bakalan bilang ke
Putra supaya mbantuin Vira buat negur si playgirl.Saat istirahat tiba Ica,Pelangi,Melodi
dan Vira pergi kekantin untuk membeli jajanan,saat itu mereka bertemu dengan Putra,dan
Ica bilang kepada Putra.
Ica :”Putra sini…gue bilangin penting”
Putra :”apa?”
Ica :”lo mau kan bantuin kita kita”
Putra :”bantuin apa?”
Pelangi :”buat nglabrak Mila si playgirl “
Putra :”ngapain di labrak ,memangnya ada masalah apa?”
Melodi
:”itu dia ndeketin Farel gebetan Vira”
Putra :”oke..oke sip nanti beres..”(sambil melihat kearah
Vira yang sedang jajan)
Ica :”jangan lupa lho,yaudah kita balik duluanya,dah…”
Melodi :” Vir..ayo cabut dah selesai belum”
Vira :” yuk…dah kok”
Sesampainnya
di depan kelas sambil nongkrong didepan kelas
Pelangi :”Tadi kita dah bilang kok sama Putra “
Ica :”ya tenang Vir nanti kita bakalan beraksi”
Vira
sambil mendengarkan mereka bertiga ,juga memandang Farel dari kejauhan.Saat
memandangnya,Farel juga memandang Vira juga.saat itu Vira langsung mengalihkan pandangnya
kapada Farel yang sedang nongkrong bareng teman-temanya karena Vira kaget dan malu
nggak tau kalau Farel juga memandangnya.
Vira :”huhh….deg-degan gue”
Pelangi :”lo ngapa ?”
Vira :”itu tadi gua pas lagi mandang Farel eh
tau-taunya dia juga mandang gue ya gue kagetlah”
Ica :”cie…yang ngefly”
Vira :”aduh…deg-degan gue pengen terbang rasanya”
Melodi :”sana terbang sana”
Vira :”kalo bisa aja gue bakal lakuin,kaget bener”
Tiba-tiba
saat nongkrong mereka bertiga didatangi Putra
Putra :”jadi gak?”
Ica :”ya jadilah”
Putra :”mana orangnya bawa sini?”
Pelangi :”tuh disana,samperin yok”
Melodi :”yuk capcus”
Mereka
kemudian mendatangi Mila dengan pandangan menakutkan yang sedang berada dikelas
sendirian.Mereka mulai mendekati Mila,dan ia pun bingung kenapa mereka
mendekatinya.
Putra :”Eh lu mau lu apa ha!”
Melodi :”yaps betul banget”
Mila :”maksud lo apaan tiba tiba Tanya gituan
“(kebingungan)
Putra :”ya maksud lo apa berani ndeketin Farel”
Ica :”dasar PHO”
Mila :”eh lo kalok ngomong jangan sembarangan
ya,jaga tu mulut!”
Pelangi :”eh lu nggak usah ngelak deh…memang
kenyataannya gitu kok”
Vira :”berani lo ndeketin Farel,sakit tau rasanya
cowok yang gue sukain dideketin cewek lain ,apalagi cewek macam lo!”
Mila :”eh ni cewek satulagi maksud lo apaan
ha…!(sambil mendorong Vira)
Melodi :”santai dong lo,kitakan ngomongnya
baik-baik.punya cap playgirl aja kok bangga(mendorong balik Mila)
Pelangi :”tolong banget jauhin Farel!”
Ica :”jangan keganjenan ya,lo kan tau sendiri
kalok mereka lagi dekat,nah jangan diganggu dong”
Mila :”ehh..siapa juga yang ndeketin Farel”
Putra :”ehh masih ngeles”
Vira :”kalok bukan ndeketin apaan dong,buktinya
aja gue liat sendiri lo caper sama Farel.”
Pelangi :”tukan kebukti”
Mila :”Siapa juga yang caper(dengan Melodi
sentak)
Melodi :”tambah nyolot ya lo”
Mila :”apa …gak terima?”
Melodi :”gak..kenapa?”
Pelangi :”tukan nyolot lagi,minta diapain l;o sini”
Putra :”udah cukup(teriaknya)dah Mil lokan tau Vira
ma Farel lagi deket ,maka dari itu sebaiknya lo jangan ganggu mereka,kasihan
kali Vira cemburu.”
Ica :”punya hati gak sih lo?”
Mila :”okelah gue ngaku.Gue emang caper sama
Farel dan pengen deket ma dia”
Melodi :”nah gitu ngaku,dari tadi aja kali”
Mila :”ehh biasa dong”
Putra :”dah diem dulu Melodi.Terusin Mil…”
Mila :”gue minta maaf ya…gue nggak bakalan
ngulang”
Pelangi :”maafin nggak tu Vir”
Vira :”kali ini gue maafin lao,tapi kalok masih
ngulang nggak tau bakalan gimana”(sambil berjabat tangan kepada Mila)
Putra :”nah gini kan mendingan”
Melodi :”mendingan ,gak bakalan ganggu hubungan orang”
Ica :”dah Melodi,Vira kan dah maafin dia”
Pelangi :”sana Mil,lo boleh keluar makasih ya”
Setelah
maafan Mila segera keluar kelas dengan muka bersalah
Putra :”dah kan kelar masalahnya,kalok gitu gue
balik kekelas ya.”
Ica :”hati-hati Kak!”
Vira :”makasih banget put”
Pelangi :”dah Vir nggak usah khawatir lagi”
Melodi :”se4nyum dulu dong Vir”
Vira :”makasih banyak-banyak buat kalian,kalian
memang sahabat paling top deh(sambil memeluk ketiganya)
Ica,Pelangi,Melodi :”sama-sama Vir
Mereka
keluar dari kelas.Vira sudah lega kembali.Bel berbunyi pertanda waktu istirahat
selesai dan waktunya masuk kelas.Saat semua siswa sekelas sudah masuk kelas
mereka berempat masih berada diluar kelasmenunggu guru datang.Sedangkan Farel
lagi berjalan menuju kelas ,saat itu kebetulan saat Vira menoleh
kebelakang,mereka saling memandang.Saat itu Vira langsung tersipu malu dan
langsung bersandar di pundak Ica.
Tiba-tiba
guru datang.Mereka masuk kekelas dengan berlarian.Guru menutup pintu sedangkan
murid-murid terdiam .KBM berlangsung.Saat pelajaran Vira mencoba melirik Farel
yang sedang memperhatikan guru mengajar.Bergantian Farel yang memperhatikan
Vira yang sedang mengobrol dengan Ica,Pelangi,Melodi.Saat mereka sedang
mengobrol asyik,Pelangi melihat jika Farel sedang melihat Vira terus.
Pelangi :”ehh..tu liat Farel ngliatin Vira tu….”
Melodi :”ya tu Vir”
Vira
:”apaan sih kalian,boong”(penuh rasa
malu dan deg-degan)
Icak :”hemmm…(agak keras) Rel kedip”
Karena
Farel tak mendengar,Icak tambah keras
Icak :”hemmm…….(keras)
Semua
murid mengarahkan pandangan ke Ica yang keras batuk
Bu
guru :”Ica kamu kenapa nak?”
Icak :”ngg…ngak apa-apa kok bu,ini tenggorokan
saya kering”(gugup malu)
Melodi :”bu..itu tadi Farel nglamun lho bu!”
Pelangi :”iya ..nggak kedip-kedip”
Bu
guru :”Farel…Farel…ehemmm….(berulang)”
Farel :”iya..iya bu ada apa?”(kaget)
Bu
guru :”kamu nglamunin apa dari
tadi”
Farel :”itu..itu bu(terbata-bata)”
Melodi :”alah..itu bu dari tadi ngliatin Vira”
Pelangi :”iya tu bu “
Bu
guru :”benar Rel kata temanmu”
Farel :”ehe….ehe…”
Icak :”tu kan nggak bias njawab”
Vira :”ehh..udah ah Cak,malu kali”
Farel :”ya ya…gue memang ngliatain Vira”
Bu
guru :”ckckck..Farel”
Satu
kelas :”cie..cie “
Vira :”apaan sih ah”
Farel juga malu apalagi dengan Vira
Bu
guru :”udah ..jangan nglamun lagi
ya Rel!”
Farel :”ya bu(Melodia pelan)”
Selama
pelajaran berlangsung Vira merasa amat malubegitu juga Farel,apalagi
Ica,Pelangi,Melodi yang terus memojokkan Vira.
Bel
berbunyi..mereka berempat keluar kelas dan berada didepan kelas.Bersamaan saat
Farel hendak keluar kelas ,ia tak sengaja menabrak Vira hungga Vira terjatuh.
Vira :”aduhh…sakit kali,siapa sih”
Pelangi :”Vira jatuh tu…”
Farel :”sorry..sorry Vir nggak sengaja”(dengan
memohon)
Melodi :”sengaja kali,gimana sihh Rel!”
Ica :”bantuin Vira dong”
Farel :”sini gue bantu(sambil mengulurkan tangan)”
Melodi :”so sweet…
Vira :”lepasin ,,lepasin”
Atas
permintaan Vira ,Farel pun melepaskan tangannya dari tangan Vira
Vira :”aduhh..sakit(jatuh lagi)”
Farel :”tadi suruh nglepasin,y ague turuti dong”
Vira :”tapi ya nggak gitu juga kali”
Ica :”haha…(tawanya)kalian ini memang jodoh”
Pelangi :”sana debat terus..memang jodoh gak lari
kemana”
Vira :”kalian ini malah ngejek nggak bantuin
“(kesal)
Farel :”ya mana sini gue bantuin”
Vira :”gak ah,nalah jatuh lagi nanti”
Farel :”gak-gak sini”
Dan
Vira mau untuk ditolong lagi oleh Farel
Vira :”makasih..(dengan melodia sentak)”
Farel :”sama-sama(sambil tersenyum)”
Dalam
hati Vira berkata (disentak kok masih aja senyum bikin salting tau,makin cinta
aja aku ma kamu)
Farel :”cinta kamu juga”(sambil berjalan menuju
keteman-temannhya)
Vira
terkejut saat itu juga tak menyangka ia membalas yang dikatakan Vira dalam hati
Vira :”kok bisa tau sih”(bertanya-tanya heran)
Pelangi :”upss aku denger”
Vira :”sutt..diem(sambil menutup mulut Pelangi)”
Saat
itu untungnya Ica,dan Melodi sedang menghadap kekelas.
Vira :”kok dia bisa tau sih”
Pelangi :”mungkin kalian bertelepati kali”
Vira :”bisa bisanya,tau ah,yang penting kamu gak
bilang ke berdua ini”
Melodi :”apa yang penting”
Pelangi :”nil ho Vira masih kesakitan”
Ica :”ohh..sakit apa sakit?sakit ditinggal
dijatuhin sama Farel kali”
Vira :”ihh nakal (mencubit pipi Ica)”
Ica :”aww..sakit kali”
Vira :”makanya jangan sok tau”
Melodi :”kasihan dicubit”
Pelangi :”dah..duduk yuk sini”
Farel
bersama temanya saat Vira akan duduk Farel menoleh kearah Vira dan saat itu pula Vira menoleh
kebelakangnya.Dalam hati Vira,Vira selalu bertanya-tanya kenapa jika saat ia
menoleh kebelakang ada Farel dibelakangnya ,dan saling bertatapan seakan ia
berfirasat sama.
Dalam
hati Vira(aduh..Farel lagi, salting dah gue)
Saat
itu Vira langsung mengalihkan pandangan,karena kebelet Vira mengajak Pelangi ke
toilet.
Vira :”Pelangi..gue ajak yuk ke toilet!”
Pelangi :”oke”
Pelangi :”oke”
Vira :”gue sama pelangi mau ketoilet bentar
ya(bilang Vira kepada Ica dan Melodi)”
Melodi :”gihh sana”
Vira :”yuk cepetan gue gak tahan lagi”
Pelangi :”kita lari aja”
Sesampainya
, Vira segera masuk ketoilet
Setelah
keluar dari toilet
Vira :”lega juga yuk balik kekelas lewat kantin
aja”
Saat
melewati kantin tak taunya mereka berdua bertemu dengan Farel dan
teman-temanya,dan Farel menoleh kehadapan Vira.
Vira
berkata dalam hati(dih..ni anak lagi gak ada bosennya)
Saat
bertemu Vira memberi sedikit senyuman kepada Farel beserta temannya,merekapun
langsung berjalan cepat menyusuri jalan.Farel ternyata juga membalas senyuman
Vira namun Vira tidak tahu.Teman-teman Farel mengoyok-oyok Farel(tu..Rel
gebetan lo)
Sesampainya
didepan kelas dimana Ica dan Melodi berada.
Pelangi :”tau nggak?”(bertanya kepada Ica dan Melodi)
Ica :”gak,emanya apa?”
Pelangi :”masa kita ketemu lagi sama Farel”
Melodi :”dimana?”
Vira :”dikantin tadi”
Melodi :”bukanya tadi disitu yak ok udah sampe kantin
sih”
Pelangi :”gak jelas tu,ngilang an “
Ica :”wahh jodoh tu,dibilangin jodoh ya
jodoh,ya nggak Vir?”
Melodi :”betul tu jodoh “
Vira :”tukan nyebut jodoh lagi”dalam hati(amin)
Udah males bahas dia mulu,
dah jam segini bentar lagi masuk paling”
Bel
berbunyi (tettt….)
Vira :”tukang beper kata gue”
Ica :”jangan masuk dulu,diluar dulu aja”
Saat
Vira membalikkan badan ,ternyata ada Farel yang menghadap Vira sambil berjalan
menuju kelas.
Vira :”duhh…(akan tertabrak)kamu lagi,emangnya
dunia ini tu sempit ya kok kita ketemu lagi.
Farel :”lo lagi…”
Saat
mereka akan berjalan malahan saling berhadangan
Vira :”gimana sih gue mau lewat!”
Farel :”sama gue juga mau lewat”
Vira :”yaudah minggir”
Farel :”lho minggir dong”
Vira :”gini deh lo ke kanan gue kikiri”
Melodi :”ayo masuk Vir(teriak nya)”
Akhirnya
masuklah semua siswa.Dan mulai pelajaran.Setelah 2 jam pelajaran
berlalu,akhirnya tiba waktunya pulang.Saat pulang Vira dan Farel bersamaan naik
bus,didalam bus mereka saling bercanda hingga waktunya mereka turun dari bus.
Farel
lebih dulu turun dan setelah itu baru giliran Vira turun dari bus.Selama mereka
perjalan pulang dengan berjalan Vira tampak dari kejauhan di tempat Farel
berjalan.Dan mereka berdua saling memperhatikan meskipun dari jauh,namun mereka
merasa nyaman.
Karena
setiap harinya makin akrab mereka berdua menjadi bersahabat sangat dekat dan
tak saling membedakan meskipun tumbuh butir cinta dalam persahabatanya. Mereka
bahkan tak lagi malu jika bersama saat disekolah apalagi jalan bersama.Sejak
mereka bersahabat mereka tambah semangat belajar,dan tentunya berprestasi.
Jadi
jika kita cinta dengan seseorang kita tidak harus memilikinya,apalagi
menjadikan seorang pacar.Karena jika berpacaran kita akan merusak pertemanan
kita,namun jika kita bersahabat malahan kita bisa tambah akrab tanpa merusak
pertemanan kita.