Jumat, 02 Desember 2016

Drama 7 orang tema persahabatan dan cinta



Tiba-Tiba Cinta Datang
Vira belakangan ini merasa bahwa ia sedang jatuh cinta.Ia menyukai seorang laki-laki yang menurutnya lucu,asik dan baik bernama Farel.Vira sering memperhatikan Farel baik dari jauh maupun dari dekat.Ia merasa nyaman dan bahagia ketika melihat maupun beradadidekatnya.
          Vira mulai mencintai sejak Vira sekelas dengan Farel saat berada di kelasdelapan.Vira merasa farel adalah pusat dunianya.Semua yang Vira lakukan dan diberikan untuk Farel.Vira sudah tak perlu melihat-lihat siapa-siapa lagi,karena hanya ada Farel seorang yang mengisihatinyadanmenjadipusatdunianyasaatini.
          Sejak sekelas dengan Farel dan makin mengenalnya Vira merasa memiliki beberapa kesamaan,juga ia sering tidak sengaja saat Vira membalikkan badanya ternyata Farel sedang berjalan dan melihat kearahnya.Terkadang Vira mencoba mencari perhatian terhadapnya dan mengajak bercanda.
          Vira merasa bahwa Farel juga memiliki perasaan terhadap Vira,buktinya saat Vira memperhatikan Farel tau-taunya Farel melihat kearahnya dan membalas senyuman .Jika saat Vira berada didekat Farel,jantungnya berdebar kencang seakan akan copot,dan juga salah tingkah.Sesaat sesudah Farel masuk kedalam kehidupan Vira,semua perasaan cintanya meluap-luap,tak seperti dulu sebelumnya Vira merasa kesepian,galau,dan sering melamun karena memikirkan cintanya dulu kapada Raka yang tak terbalas .
          Perasaan kesepian Vira akibat cintanya yang tak terbalas mendadak hilang,bak dihembus angin.Seperti saat sakit gigi yang sangat ngilu,mandadak hilang sacara perlahan karena teratur minum obat.
          Seperti itulah arti seorang Farel yang berharga baginya.Penyembuh luka lara,orang  yang membuatnya “Melek” bahwa didunia ini masih banyak laki-laki bukan hanya dia saja.Lama-kalamaanVira mulai terbiasa dan tambah akrab dengan Farel yang selalu ada disampingnya.Dia tak lagi menoleh kekehidupan masalalunya yang merana,tapi maju kedepan menjalani kehidupannya yang baru bersama Farel.
Saat berada dikelas Farel selalu memberi bantuan jika Vira sedang membutuhkan.Namun suatu hari saat dikelas Vira melihat Farel yang sedang di dekati seorang wanita playgirl yang membuatnya cemburu dan jengkel.Kecemburuan Vira sudah tak tertahankan dan semakin menjadi-jadi saat wanita itu mencari perhatian kapada Farel,namun Farel hanya terdiam dan cuek tak perduli.
Melihat hal tersebut,Vira keluar kelas mengajak sahabatnya Ica,Pelangi dan Melodi  keluar kelas dengan ditarik dan paksaan darinya.Mereka heran kenapa Vira memaksa mereka keluar kelas dengan emosi.
Melodi :”apa-apaan sih ini tarik –tarik “ (ujar Melodi yang heran)
Pelangi :”iya nih sakit tau..”(sahutnya kesakitan)
Vira     :”ayolah…iku aja,nek gue didalam kelas “(jawab Vira dengan jengkel)
Ica      :”nek kanapa Vir?”(Tanya  Ica)
Sesampainya mereka diluar kelas tepatnya didepan kelas
Pelangi :”Kamu lagi sakit..?”
Melodi :”sakit?
Vira     :”enggak…ihh…gue tu nek gara-gara sebel kali”
Ica      :”sebel kenapa?”
Didalam hati Vira berkata kalau ia sangat sebel sebel dan sebel .
Vira     :ihh.. ngapain sih si playgirl tu pake acara ndekatin siFarel,kan gue cemburu kali
Ica      :”Vir…vir…,sebel kenapa?”
Melodi :”ditanya kok malah bengong woyy Vir..”
Vira     :”ehhh..apa tadi yang  lo bilang ?”
Pelangi :”ehh ditanya dari tadi kok lagi sadar.”
Vira     :’ya maaf lagi blank.”
Ica      ;’aku tadi tanya ,kamu tadi sebel kenapa?
Vira     :”ituloh si playgirl deket-deket sama Farel.”
Pelangi :”cie,,,yang cemburu”
Vira     :’apa-apaan sih lo”(salting)
Melodi :”kasihan ni..si Vira”
Ica      :”dasar cewek PHO(perusak hubungan orang)
Pelangi :”iya tu..gak tau malu,semua cowok kok mau dideketin”
Melodi ;ya tu gak tau malu ,punya cap playgirl kok bangga “(teriak Melodi)
Pelangi :”haha..betul tu”
Vira     :”hih..gimana nih,kok malah pada nyindir.”
Ica      ;”tenang vir kita bakalan bantuin kamu kok”
Melodi :”gimana kalo kita minta bantuan Putra aja?”
Ica      :”iya juga ya ,nanti gue yang bilang ke dia”
Pelangi :’ide bagus tu..”
          Dengan usul tersebut hati Vira lumayan agak tenang,meskipun masih ada rasa jengkel.Mereka akan minta bantuan Putra pacar Ica ,ia adalah kakak kelas yang pemberani dan suka menolong.Ica bakalan bilang ke Putra supaya mbantuin Vira buat negur si playgirl.Saat istirahat tiba Ica,Pelangi,Melodi dan Vira pergi kekantin untuk membeli jajanan,saat itu mereka bertemu dengan Putra,dan Ica bilang kepada Putra.
Ica      :”Putra sini…gue bilangin penting”
Putra   :”apa?”
Ica      :”lo mau kan bantuin kita kita”
Putra   :”bantuin apa?”
Pelangi :”buat nglabrak Mila si playgirl “
Putra   :”ngapain di labrak ,memangnya ada masalah apa?”
Melodi :”itu dia ndeketin Farel gebetan Vira”
Putra   :”oke..oke sip nanti beres..”(sambil melihat kearah Vira yang sedang jajan)
Ica      :”jangan lupa lho,yaudah  kita balik duluanya,dah…”
Melodi :” Vir..ayo cabut dah selesai belum”
Vira     :” yuk…dah kok”
Sesampainnya di depan kelas sambil nongkrong didepan kelas
Pelangi :”Tadi kita dah bilang kok sama Putra “
Ica      :”ya tenang Vir nanti kita bakalan beraksi”
Vira sambil mendengarkan mereka bertiga ,juga memandang Farel dari kejauhan.Saat memandangnya,Farel juga memandang Vira juga.saat itu Vira langsung mengalihkan pandangnya kapada Farel yang sedang nongkrong bareng teman-temanya karena Vira kaget dan malu nggak tau kalau Farel juga memandangnya.
Vira     :”huhh….deg-degan gue”
Pelangi :”lo ngapa ?”
Vira     :”itu tadi gua pas lagi mandang Farel eh tau-taunya dia juga mandang gue ya gue kagetlah”
Ica      :”cie…yang ngefly”
Vira     :”aduh…deg-degan gue pengen terbang rasanya”
Melodi :”sana terbang sana”
Vira     :”kalo bisa aja gue bakal lakuin,kaget bener”
Tiba-tiba saat nongkrong mereka bertiga didatangi Putra
Putra   :”jadi gak?”
Ica      :”ya jadilah”
Putra   :”mana orangnya bawa sini?”
Pelangi :”tuh disana,samperin yok”
Melodi :”yuk capcus”
Mereka kemudian mendatangi Mila dengan pandangan menakutkan yang sedang berada dikelas sendirian.Mereka mulai mendekati Mila,dan ia pun bingung kenapa mereka mendekatinya.
Putra   :”Eh lu mau lu apa ha!”
Melodi :”yaps betul banget”
Mila     :”maksud lo apaan tiba tiba Tanya gituan “(kebingungan)
Putra   :”ya maksud lo apa berani ndeketin Farel”
Ica      :”dasar PHO”
Mila     :”eh lo kalok ngomong jangan sembarangan ya,jaga tu mulut!”
Pelangi :”eh lu nggak usah ngelak deh…memang kenyataannya gitu kok”
Vira    :”berani lo ndeketin Farel,sakit tau rasanya cowok yang gue sukain dideketin cewek lain ,apalagi cewek macam lo!”
Mila     :”eh ni cewek satulagi maksud lo apaan ha…!(sambil mendorong Vira)
Melodi :”santai dong lo,kitakan ngomongnya baik-baik.punya cap playgirl aja kok bangga(mendorong balik Mila)
Pelangi :”tolong banget jauhin Farel!”
Ica      :”jangan keganjenan ya,lo kan tau sendiri kalok mereka lagi dekat,nah jangan diganggu dong”
Mila     :”ehh..siapa juga yang ndeketin Farel”
Putra   :”ehh masih ngeles”
Vira     :”kalok bukan ndeketin apaan dong,buktinya aja gue liat sendiri lo caper sama Farel.”
Pelangi :”tukan kebukti”
Mila     :”Siapa juga yang caper(dengan Melodi sentak)
Melodi :”tambah nyolot ya lo”
Mila     :”apa …gak terima?”
Melodi :”gak..kenapa?”
Pelangi :”tukan nyolot lagi,minta diapain l;o sini”
Putra   :”udah cukup(teriaknya)dah Mil lokan tau Vira ma Farel lagi deket ,maka dari itu sebaiknya lo jangan ganggu mereka,kasihan kali Vira cemburu.”
Ica      :”punya hati gak sih lo?”
Mila     :”okelah gue ngaku.Gue emang caper sama Farel dan pengen deket ma dia”
Melodi :”nah gitu ngaku,dari tadi aja kali”
Mila     :”ehh biasa dong”
Putra   :”dah diem dulu Melodi.Terusin Mil…”
Mila     :”gue minta maaf ya…gue nggak bakalan ngulang”
Pelangi :”maafin nggak tu Vir”
Vira    :”kali ini gue maafin lao,tapi kalok masih ngulang nggak tau bakalan gimana”(sambil berjabat tangan kepada Mila)
Putra   :”nah gini kan mendingan”
Melodi :”mendingan ,gak bakalan ganggu hubungan orang”
Ica      :”dah Melodi,Vira kan dah maafin dia”
Pelangi :”sana Mil,lo boleh keluar makasih ya”
Setelah maafan Mila segera keluar kelas dengan muka bersalah
Putra   :”dah kan kelar masalahnya,kalok gitu gue balik kekelas ya.”
Ica      :”hati-hati Kak!”
Vira     :”makasih banget put”
Pelangi :”dah Vir nggak usah khawatir lagi”
Melodi :”se4nyum dulu dong Vir”
Vira     :”makasih banyak-banyak buat kalian,kalian memang sahabat paling top deh(sambil memeluk ketiganya)
Ica,Pelangi,Melodi       :”sama-sama Vir
Mereka keluar dari kelas.Vira sudah lega kembali.Bel berbunyi pertanda waktu istirahat selesai dan waktunya masuk kelas.Saat semua siswa sekelas sudah masuk kelas mereka berempat masih berada diluar kelasmenunggu guru datang.Sedangkan Farel lagi berjalan menuju kelas ,saat itu kebetulan saat Vira menoleh kebelakang,mereka saling memandang.Saat itu Vira langsung tersipu malu dan langsung bersandar di pundak Ica.
Tiba-tiba guru datang.Mereka masuk kekelas dengan berlarian.Guru menutup pintu sedangkan murid-murid terdiam .KBM berlangsung.Saat pelajaran Vira mencoba melirik Farel yang sedang memperhatikan guru mengajar.Bergantian Farel yang memperhatikan Vira yang sedang mengobrol dengan Ica,Pelangi,Melodi.Saat mereka sedang mengobrol asyik,Pelangi melihat jika Farel sedang melihat Vira terus.
Pelangi :”ehh..tu liat Farel ngliatin Vira tu….”
Melodi :”ya tu Vir”
Vira     :”apaan sih kalian,boong”(penuh rasa malu dan deg-degan)
Icak     :”hemmm…(agak keras) Rel kedip”
Karena Farel tak mendengar,Icak tambah keras
Icak     :”hemmm…….(keras)
Semua murid mengarahkan pandangan ke Ica yang keras batuk
Bu guru         :”Ica kamu kenapa nak?”
Icak     :”ngg…ngak apa-apa kok bu,ini tenggorokan saya kering”(gugup malu)
Melodi :”bu..itu tadi Farel nglamun lho bu!”
Pelangi :”iya ..nggak kedip-kedip”
Bu guru         :”Farel…Farel…ehemmm….(berulang)”
Farel    :”iya..iya bu ada apa?”(kaget)
Bu guru         :”kamu nglamunin apa dari tadi”
Farel    :”itu..itu bu(terbata-bata)”
Melodi :”alah..itu bu dari tadi ngliatin Vira”
Pelangi :”iya tu bu “
Bu guru         :”benar Rel kata temanmu”
Farel    :”ehe….ehe…”
Icak     :”tu kan nggak bias njawab”
Vira     :”ehh..udah ah Cak,malu kali”
Farel    :”ya ya…gue memang ngliatain Vira”
Bu guru         :”ckckck..Farel”
Satu kelas      :”cie..cie 
Vira     :”apaan sih ah”
 Farel juga malu apalagi dengan Vira
Bu guru         :”udah ..jangan nglamun lagi ya Rel!”
Farel    :”ya bu(Melodia pelan)”
Selama pelajaran berlangsung Vira merasa amat malubegitu juga Farel,apalagi Ica,Pelangi,Melodi yang terus memojokkan Vira.
Bel berbunyi..mereka berempat keluar kelas dan berada didepan kelas.Bersamaan saat Farel hendak keluar kelas ,ia tak sengaja menabrak Vira hungga Vira terjatuh.
Vira     :”aduhh…sakit kali,siapa sih”
Pelangi :”Vira jatuh tu…”
Farel    :”sorry..sorry Vir nggak sengaja”(dengan memohon)
Melodi :”sengaja kali,gimana sihh Rel!”
Ica      :”bantuin Vira dong”
Farel    :”sini gue bantu(sambil mengulurkan tangan)”
Melodi :”so sweet…
Vira     :”lepasin ,,lepasin”
Atas permintaan Vira ,Farel pun melepaskan tangannya dari tangan Vira
Vira     :”aduhh..sakit(jatuh lagi)”
Farel    :”tadi suruh nglepasin,y ague turuti dong”
Vira     :”tapi ya nggak gitu juga kali”
Ica      :”haha…(tawanya)kalian ini memang jodoh”
Pelangi :”sana debat terus..memang jodoh gak lari kemana”
Vira     :”kalian ini malah ngejek nggak bantuin “(kesal)
Farel    :”ya mana sini gue bantuin”
Vira     :”gak ah,nalah jatuh lagi nanti”
Farel    :”gak-gak sini”
Dan Vira mau untuk ditolong lagi oleh Farel
Vira     :”makasih..(dengan melodia sentak)”
Farel    :”sama-sama(sambil tersenyum)”
Dalam hati Vira berkata (disentak kok masih aja senyum bikin salting tau,makin cinta aja aku ma kamu)
Farel    :”cinta kamu juga”(sambil berjalan menuju keteman-temannhya)
Vira terkejut saat itu juga tak menyangka ia membalas yang dikatakan Vira dalam hati
Vira     :”kok bisa tau sih”(bertanya-tanya heran)
Pelangi :”upss aku denger”
Vira     :”sutt..diem(sambil menutup mulut Pelangi)”
Saat itu untungnya Ica,dan Melodi sedang menghadap kekelas.
Vira     :”kok dia bisa tau sih”
Pelangi :”mungkin kalian bertelepati kali”
Vira     :”bisa bisanya,tau ah,yang penting kamu gak bilang ke berdua ini”
Melodi :”apa yang penting”
Pelangi :”nil ho Vira masih kesakitan”
Ica      :”ohh..sakit apa sakit?sakit ditinggal dijatuhin sama Farel kali”
Vira     :”ihh nakal (mencubit pipi Ica)”
Ica      :”aww..sakit kali”
Vira     :”makanya jangan sok tau”
Melodi :”kasihan dicubit”
Pelangi :”dah..duduk yuk sini”
Farel bersama temanya saat Vira akan duduk Farel menoleh kearah Vira dan saat itu pula Vira menoleh kebelakangnya.Dalam hati Vira,Vira selalu bertanya-tanya kenapa jika saat ia menoleh kebelakang ada Farel dibelakangnya ,dan saling bertatapan seakan ia berfirasat sama.
Dalam hati Vira(aduh..Farel lagi, salting dah gue)
Saat itu Vira langsung mengalihkan pandangan,karena kebelet Vira mengajak Pelangi ke toilet.
Vira     :”Pelangi..gue ajak yuk ke toilet!”
Pelangi :”oke”
Vira     :”gue sama pelangi mau ketoilet bentar ya(bilang Vira kepada Ica dan Melodi)”
Melodi :”gihh sana”
Vira     :”yuk cepetan gue gak tahan lagi”
Pelangi :”kita lari aja”
Sesampainya , Vira segera masuk ketoilet
Setelah keluar dari toilet
Vira     :”lega juga yuk balik kekelas lewat kantin aja”
Saat melewati kantin tak taunya mereka berdua bertemu dengan Farel dan teman-temanya,dan Farel menoleh kehadapan Vira.
Vira berkata dalam hati(dih..ni anak lagi gak ada bosennya)
Saat bertemu Vira memberi sedikit senyuman kepada Farel beserta temannya,merekapun langsung berjalan cepat menyusuri jalan.Farel ternyata juga membalas senyuman Vira namun Vira tidak tahu.Teman-teman Farel mengoyok-oyok Farel(tu..Rel gebetan lo)
Sesampainya didepan kelas dimana Ica dan Melodi berada.
Pelangi :”tau nggak?”(bertanya kepada Ica dan Melodi)
Ica      :”gak,emanya apa?”
Pelangi :”masa kita ketemu lagi sama Farel”
Melodi :”dimana?”
Vira     :”dikantin tadi”
Melodi :”bukanya tadi disitu yak ok udah sampe kantin sih”
Pelangi :”gak jelas tu,ngilang an “
Ica      :”wahh jodoh tu,dibilangin jodoh ya jodoh,ya nggak Vir?”
Melodi :”betul tu jodoh “
Vira     :”tukan nyebut jodoh lagi”dalam hati(amin)
            Udah males bahas dia mulu, dah jam segini bentar lagi masuk paling”
Bel berbunyi (tettt….)
Vira     :”tukang beper kata gue”
Ica      :”jangan masuk dulu,diluar dulu aja”
Saat Vira membalikkan badan ,ternyata ada Farel yang menghadap Vira sambil berjalan menuju kelas.
Vira     :”duhh…(akan tertabrak)kamu lagi,emangnya dunia ini tu sempit ya kok kita ketemu lagi.
Farel    :”lo lagi…”
Saat mereka akan berjalan malahan saling berhadangan
Vira     :”gimana sih gue mau lewat!”
Farel    :”sama gue juga mau lewat”
Vira     :”yaudah minggir”
Farel    :”lho minggir dong”
Vira     :”gini deh lo ke kanan gue kikiri”
Melodi :”ayo masuk Vir(teriak nya)”
Akhirnya masuklah semua siswa.Dan mulai pelajaran.Setelah 2 jam pelajaran berlalu,akhirnya tiba waktunya pulang.Saat pulang Vira dan Farel bersamaan naik bus,didalam bus mereka saling bercanda hingga waktunya mereka turun dari bus.
Farel lebih dulu turun dan setelah itu baru giliran Vira turun dari bus.Selama mereka perjalan pulang dengan berjalan Vira tampak dari kejauhan di tempat Farel berjalan.Dan mereka berdua saling memperhatikan meskipun dari jauh,namun mereka merasa nyaman.
Karena setiap harinya makin akrab mereka berdua menjadi bersahabat sangat dekat dan tak saling membedakan meskipun tumbuh butir cinta dalam persahabatanya. Mereka bahkan tak lagi malu jika bersama saat disekolah apalagi jalan bersama.Sejak mereka bersahabat mereka tambah semangat belajar,dan tentunya berprestasi.
Jadi jika kita cinta dengan seseorang kita tidak harus memilikinya,apalagi menjadikan seorang pacar.Karena jika berpacaran kita akan merusak pertemanan kita,namun jika kita bersahabat malahan kita bisa tambah akrab tanpa merusak pertemanan kita.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar